Proposal Penelitian Mahasiswa PBSJ Unesa Lolos Pendanaan LPPM 2026
Kabar
membanggakan kembali datang dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra
Jawa (PBSJ), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya
(Unesa). Salah satu proposal penelitian mahasiswa PBSJ berhasil lolos pendanaan
dalam program Penelitian Dasar Mahasiswa (LPPM) Tahun 2026 yang diselenggarakan
oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unesa.
Proposal
yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut berjudul “Culturally Responsive
Gamification-Based Learning: Pengembangan Board Game berbasis Augmented Reality
untuk Meningkatkan Unggah-Ungguh Anak Eks-Lokalisasi Dolly”. Penelitian ini
diajukan oleh mahasiswa PBSJ, Anggi Ayu Ardia, dengan dosen pembimbing Respati
Retno Utami, S.Pd., M.Pd. Proposal tersebut dinyatakan lolos pendanaan dengan
nilai bantuan penelitian sebesar Rp5.000.000.
Capaian
ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PBSJ tidak hanya aktif dalam bidang
kebahasaan dan kesastraan Jawa secara teoritis, tetapi juga mampu menghadirkan
inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan
sosial masyarakat. Melalui pendekatan gamification berbasis Augmented Reality
(AR), penelitian ini berupaya menghadirkan media pembelajaran budaya Jawa yang
lebih interaktif dan dekat dengan generasi muda.
Fokus
penelitian pada peningkatan unggah-ungguh anak eks-lokalisasi Dolly juga
menunjukkan perhatian PBSJ terhadap isu sosial dan pendidikan karakter berbasis
budaya lokal. Dalam konteks masyarakat Jawa, unggah-ungguh tidak hanya dipahami
sebagai tata krama berbahasa, tetapi juga mencerminkan nilai kesopanan,
penghormatan, dan etika sosial yang menjadi bagian penting dalam kehidupan
bermasyarakat.
Pemanfaatan
teknologi Augmented Reality dalam board game yang dikembangkan menjadi bentuk
adaptasi pembelajaran budaya Jawa di era digital. Inovasi ini diharapkan mampu
meningkatkan minat belajar sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda
terhadap nilai-nilai budaya Jawa melalui media yang kreatif dan aplikatif.
Keberhasilan proposal ini sekaligus memperlihatkan komitmen PBSJ Unesa dalam mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang berdampak secara akademik maupun sosial. Selain memperkuat budaya riset di lingkungan kampus, capaian ini juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi melalui penelitian berbasis kearifan lokal.