Membawa Semangat Jawa ke Kancah Internasional, Mahasiswa PBSJ Unesa Berangkat ke Malaysia dan Thailand
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
(PBSJ), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
kembali memperkuat program mobilitas akademik melalui pelaksanaan Kuliah Kerja
Nyata Tematik (KKNT) Internasional. Tahun ini, mahasiswa PBSJ akan mendapatkan
pengalaman akademik dan sosial di dua negara, yakni Malaysia dan Thailand.
Sebanyak 19 mahasiswa PBSJ bersama 5 mahasiswa dari
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jerman dan S1 Sastra Jerman akan mengikuti
program KKNT Internasional yang terbagi dalam dua kelompok. Satu kelompok akan
melaksanakan kegiatan di Johor dan Kuala Lumpur, Malaysia, sedangkan kelompok
lainnya akan berangkat ke Walailak University, Thailand melalui kolaborasi
lintas program studi.
Sebelum keberangkatan, seluruh mahasiswa mendapatkan
pengarahan dari Dekan FBS Unesa, Syafi'ul Anam, Ph.D., pada Kamis, 27 Agustus
2026. Dalam arahannya, Syafi'ul Anam berpesan kepada mahasiswa agar tidak
sekadar menjalankan program KKNT sebagai kewajiban akademik, tetapi juga
memaksimalkan setiap pengalaman yang diperoleh selama berada di luar negeri.
Menurutnya, kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan
akademik dan masyarakat di negara lain dapat memberikan wawasan serta insight
baru yang mungkin tidak diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas.
Eksposur internasional tersebut diharapkan dapat
memperluas perspektif mahasiswa terhadap berbagai perbedaan, baik dalam aspek
pendidikan, budaya, bahasa, kehidupan sosial, maupun pola interaksi masyarakat.
Pengalaman tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar
beradaptasi, membangun komunikasi lintas budaya, serta mengembangkan
kepercayaan diri dalam lingkungan yang lebih beragam.
Bagi mahasiswa PBSJ, program ini memiliki relevansi
khusus dengan bidang keilmuan yang mereka pelajari. Bahasa, sastra, dan budaya
Jawa pada dasarnya tidak berdiri dalam ruang yang terpisah dari dinamika
kebudayaan global. Melalui pengalaman lintas negara, mahasiswa dapat melihat
bagaimana bahasa dan budaya dipahami, dipelajari, serta dikomunikasikan dalam
konteks masyarakat yang berbeda.
Program KKNT Internasional juga menjadi ruang bagi
mahasiswa untuk membawa identitas dan pengetahuan tentang bahasa serta budaya
Jawa ke lingkungan internasional. Interaksi dengan masyarakat dan komunitas
akademik di Malaysia maupun Thailand dapat menjadi pengalaman berharga dalam
memperkenalkan kekayaan budaya Jawa sekaligus memahami keragaman budaya di
kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, kolaborasi dengan mahasiswa dari
Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jerman dan S1 Sastra Jerman memberikan
dimensi lintas disiplin dalam pelaksanaan program. Kerja sama tersebut
memungkinkan mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan untuk saling
bertukar pengetahuan, bekerja dalam satu tim, dan mengembangkan kemampuan
komunikasi serta kolaborasi.
Keberangkatan mahasiswa PBSJ dalam KKNT Internasional
menjadi bagian dari upaya program studi untuk memberikan pengalaman
pembelajaran yang lebih luas dan kontekstual. Pembelajaran tidak hanya
berlangsung melalui perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman langsung di
tengah masyarakat dan lingkungan akademik internasional.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan kembali dengan pengalaman, wawasan, dan perspektif baru yang dapat memperkaya kompetensi akademik maupun personal. Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk mahasiswa PBSJ yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Jawa, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dalam lingkungan global.