Mahasiswa Walailak University Thailand Belajar Gamelan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa UNESA
Surabaya - Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Universitas Negeri Surabaya kembali menjadi ruang pembelajaran lintas budaya. Bertempat
di Lab. Karawitan, Gedung T1 Fakultas Bahasa dan Seni, Selasa (23/12), sebanyak
14 mahasiswa dari Walailak University, Thailand, mengikuti kegiatan
pembelajaran gamelan Jawa sebagai bagian dari program pengenalan budaya dan
seni tradisi Indonesia.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran UNESA, khususnya Prodi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya
Jawa di tingkat internasional. Melalui pembelajaran gamelan, para mahasiswa
asing tidak hanya mengenal alat musik tradisional, tetapi juga nilai-nilai
budaya yang menyertainya.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa Walailak University
diperkenalkan pada berbagai instrumen gamelan Jawa, seperti saron, bonang,
kenong, gong, dan kendang. Mereka belajar mengenal fungsi setiap instrumen,
pola tabuhan dasar, serta prinsip kerja kolektif dalam memainkan gamelan. Pembelajaran
gamelan tidak hanya berfokus pada aspek teknis musikal, tetapi juga pada
pemahaman filosofis. Mahasiswa dikenalkan pada nilai kebersamaan, harmoni,
kesabaran, dan ketepatan rasa, yang menjadi ruh dalam kesenian gamelan Jawa.
eempat belas mahasiswa Walailak University menunjukkan antusiasme
tinggi selama mengikuti kegiatan. Bagi mereka, gamelan merupakan pengalaman
baru yang berbeda dari tradisi musik di Thailand. Proses belajar dilakukan
secara praktik langsung, didampingi oleh dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan
Bahasa dan Sastra Jawa, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang interaktif
dan komunikatif.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa tidak hanya berperan dalam pendidikan akademik, tetapi juga sebagai ruang diplomasi budaya. Melalui gamelan, terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman budaya antara Indonesia dan Thailand, yang memperkuat hubungan antarbangsa melalui jalur seni dan pendidikan.